Kumpulan Bokep Asia
Hot Apps Sex Video
CPM-1do-BD
Melepas Kangen
m menunjukkan pukul 6.45 malam. Masih ada waktu 1/2 jam sebelum Edwin datang. Kami belum pernah bertemu muka. Kami hanya bertemu online selama ini di ruang chat. Alasannya, ya karena aku tidak tinggal di kota yg sama dengannya. Bakalan mahal jika ingin sering bertemu. Keinginan bertemu bukan hanya karena ingin saling kenal lebih dekat tapi juga karena semakin memanasnya pembicaraan kami. Bisa ditebak.. pembicaraan kami sudah melewati masa-masa bla bla bla.. dan berakhir dengan cyber sex. Bukan hanya sekedar chat sex tapi juga sex yg memuaskan, yah walaupun hanya di chat. Akhirnya setelah sekian lama, akulah yg memberanikan diri datang ke kota nya. Sekalian jalan-jalan. Dan malam ini, Edwin berjanji akan mengajakku makan malam bersama. "Ting tong.. ting tong.. ting tong..", tepat pukul 7 malam suara bel kamar hotelku berbunyi 3 kali. Aku segera menghampiri pintu dan saat kubuka.., Edwin kulihat berdiri di depanku. Tampak gagah dan maskulin. Ternyata tidak jauh berbeda dari foto yg di kirimkannya ke emailku. Sebaliknya, kulihat Edwin tertegun dengan apa yang kupakai malam ini. Aku mengenakan gaun tipis krem sepaha dengan tali kecil di pundak. Matanya masih tertegun melihat bercak 2 bulatan BH 34B di dadaku dan g-string yg tembus pandang tersorot lampu di gang. "Silakan masuk.." kataku sambil menarik tangannya dengan manja. Hanya saja Edwin sepertinya tidak sabar dengan kedatanganku yg sudah ditunggu-tunggunya. Tanganku ditariknya lembut, badanku dipeluknya dengan hangat. Hingga wajahku tepat berada di depan wajahnya. "Aku kangen banget sama kamu, sayang" ucapnya sambil berniat menciumku. Aku berusaha menjauh, tapi tak kulepas dekapannya. Kututup bibirnya dengan telunjukku. "Eiitt.. sabar dong, win. Masak mau serobot aja sih. " aku mengerling nakal padanya. Dan kuajak ke sofa di kamarku. Kubiarkan dia duduk di sana dan bukan di tempat tidur yg terbentang di depan kami. "Mau minum apa? Aku hanya punya bir dan coca cola kaleng," ucapku seraya melangkah ke kulkas. "Bir saja, enak minum bir dengan wanita cantik seperti kamu," Edwin mulai sadar rupanya.. hingga bisa berbicara lebih banyak. Aku tersenyum mendengar ucapannya. Aku ambil bir buatnya dan coca cola buat aku sendiri. Aku duduk di sebelah kanannya. Saat kuteguk minumanku, kaki kananku kusilakan di atas kaki kiriku. Karena bajuku tidak seberapa panjang, terbuka deh pahaku. Walaupun Edwin juga sedang menegak minumannya, matanya tidak henti-hentinya melihat pahaku yg putih mulus. "Kamu cantik sekali, Sarah," tangannya mulai berkelana. Kali ini mengusap-usap pahaku. Dan menggeser badannya. "Kamu juga ganteng," bisikku manja di telinganya.
Download Melepas Kangen
/ Next

CPM-1do-BD
1.0587