Kumpulan Bokep Asia
Hot Apps Sex Video
CPM-1do-BD
Break Break Tantepun Di Dapat
biaya. Saya harus menanggung buaya hidup dan kuliahku dengan usaha sendiri. Sementara ini bisnis yang saya jalankan lagi sepi San, Jadi yah cuti dulu nggak apa-apa lah", komentarku menerangkan. "Andhik", kata Santy sambil bergerak mendekatiku. "Ngapain harus cuti segala, emang kamu nggak punya siapa-siapa untuk dimintai bantuan?". "Emm nggak punya San, habis semua saudaraku berada jauh dari Semarang". "Lalu kau anggap aku ini siapa? Tanya Santy mengejutkan. "Kamu butuh uang berapa?" lanjutnya. Saya jadi gelagapan diberondong pertanyaan oleh Santy."Em..., anu..., ehg". "Kamu nggak usah gugup Ndik, ngomong aja kamu butuh uang berapa". Akhirnya saya ngaku juga "Anu San dua juta". Setelah saya ngomong begitu, Santy langsung membuka tas kecilnya dan brak..., uang dua juta sudah di atas meja di depanku. "San..., engh" "Ala..., nggak usah basa-basi, ambil saja Ndik"' Kata Santy tahu apa yang sedang saya pikirkan. Lalu gimana saya harus mengembalikannya San. Nanti gampanglah sekarang ayo habiskan makannya. Setelah makanan di depan meja habis kusantap, Santy langsung membayarnya dan kami beranjak pergi. "Kita mau kemana San", tanyaku. "Kamu naik apa Ndik?" tanya Santy. "Itu naik gerobak antik", kataku sambil menunjuk mobilku. "Eng kalau begitu, kita naik mobilku saja", kata Santy. "Sementara biar mobilmu disini dulu, Oke?". "Oke",kataku sambil naik ke mobil Santy. Dalam pikiranku pasti Santy akan mengajakku ke hotel dan..., ternyata mampir dulu ke rumahnya. Dirumah mewah itu hanya ada perkakas Lux dan Interior yang sangat indah. Halaman luas dengan taman yang indah juga. "San..., kenapa rumah kamu sepi?". "Iya memang hanya ada aku dan suamiku yang sering dinas keluar kota. Maklum sibuk dengan bisnisnya". Akhirnya di ruang tamu kami ngobrol sambil nonton VCD yang telah di on kan oleh Santy. Sebuah CD karaoke dengan background seorang artis yang sensual dengan memamerkan tubuhnya yang menggiurkan. Tangan Santy tidak terasa meraba-raba tangan dan tubuhku. Kulirik buah dadanya yang menyembul ingin keluar dari kaos "you can see" nya. Tanpa ragu saya juga membalas gerakan-gerakan Santy. Semakin dalam semakin asyik saja dan tidak terasa saya dan Santy telah telanjang bulat di sofa ruang tamu."Engh..., ah..., Ndik", jerit Santy saat kujilati liang kewanitaannya sambil kuremas putingnya. "Terus Ndik..., augh..., nikmatnya augh..., Ndik aku nggak kuat". Langsung saja penisku, saya masukkan ke liang senggamanya dan kali ini jeritan Santy semakin keras "Augh..., Andhik..., gila kamu..., terus Ndik...". Dan akhirnya cret..., creett... saya puas dan Santy pun demikian. Akhirnya pengalaman ini terbawa hingga saya tamat kuliah dengan biaya seluruhnya ditanggung oleh Santy. Kini saya sudah punya rumah, mobil, hand phone dan pekerjaan yang semua berasal dari
Download Break Break Tantepun Di Dapat
Back / Next

CPM-1do-BD
1.0157