Kumpulan Bokep Asia
Hot Apps Sex Video
CPM-1do-BD
Di perkosa ramai ramai
terbuka, dan muncul sekitar 3 pemuda yang berpakaian lengkap, mereka tertawa-tawa melihat temannya sedang memperkosa Erni, salah satu melihat padaku dan berkata, "Eh, lihat.. pacarnya sudah bangun!" semua mata pemuda itu tertuju padaku, "Eh... liat tuh! dia ngaceng juga... mau ******* pacarnya... tapi keduluan, si Doel sudah duluan jebolin keperawanan pacarnya, hahaha...!" Pemuda bugil yang sedang memperkosa Erni, yang dipanggil Doel itu, menyeringai. Lalu ketiga pemuda yang baru datang itu mendekatiku, "Hei *******! Itu pacar kamu kan!" Aku diam saja, lalu satu tinju mendarat di perutku hingga perutku perih rasanya, "Kamu bisu ya? cewek itu pacar kamu bukan?" Terpaksa aku menjawab lirih dan menjelaskan kami saudara sepupu. "Oh.. kakak kamu toh... Hm.. kepengen nggak kamu ******* kakak sendiri? Di liat dari ****** elo sih.. elo pingin.. hahaha..." Aku marah sekali, saat itu kemaluanku telah lemas kembali karena birahiku yang tak sengaja muncul tadi telah hilang. Doel rupanya telah selesai memperkosa Erni, ia lalu menuntun Erni yang tampak sudah lemah ke tempat kami, "Ini nih... gue mau liat kakak adik ngent*tan!" katanya tertawa, kemudian Erni ditampar dengan kuat, hingga Erni menangis, "Elo harus kulum tuh peler adik elo, cepat! Kalo nggak gua potong peler adik elo dan pentil susu elo!" Doel lalu melepaskan ikatan tangan Erni dan mendorong Erni ke arahku, dengan terpaksa Erni mendekatiku yang masih tergantung, kemudian dengan ragu-ragu mulutnya menyentuh ujung batang kemaluanku, walau hanya tersentuh sedikit, aku tak dapat menahan dan batang kemaluanku perlahan-lahan menegang, "Ayo makan tuh peler! cepat!" Seorang pemuda mengeluarkan pisau lipat dari sakunya dengan sikap mengancam, terpaksa Erni mulai mengulum kemaluanku dan menggerakkannya maju mundur, sehingga batang kemaluanku mengacung dengan keras sepanjang 12 cm. "Ayo masukin batangnya ke dalam mulut sampai habis! jangan keluarin dari mulut kamu sampai gua perintahin!" Dengan ketakutan Erni mengulum batang kemaluanku dalam-dalam dan menggerakkannya maju mundur, sehingga mulutnya yang mungil tampak penuh dan sesekali pipinya menggembung oleh kepala kemaluanku, tak berapa lama aku tak tahan lagi dan orgasme, Erni tampak kaget merasakan cairan kental dan hangat berkali-kali menyemprot kerongkongannya, namun ia tidak berani melepaskan mulutnya dari batang kemaluanku, ia berusaha membuang spermaku walau telah banyak tertelan olehnya, beberapa tetes spermaku keluar mengalir dari bibirnya. "Wah, adik elo payah banget! sudah tongkolnya kecil, cepat keluar lagi!" pemuda-pemuda itu mengejekku lalu mereka mendekat dan menjambak rambut Erni, "Elo harus liat gimana caranya!" kata salah seorang pemuda sambil menyeringai padaku. Mereka lalu membuka baju hingga
Download Di perkosa ramai ramai
Back / Next

CPM-1do-BD
0.9944