Kumpulan Bokep Asia
Hot Apps Sex Video
CPM-1do-BD
kakak tiriku afif
pergi sendiri-sendiri, yang satu kuliah, yang satu lagi sudah berkeluarga. Dan di rumah ini tak ada yang bisa mengayomi dia selain diriku. Entah siapa yang memulai kami yang masih berusia 15 tahun ini mulai berciuman. Bibirnya sangat seksi, dan entah siapa yang memulai aku mulai berani meremas payudaranya. "Ke kamar yuk dek!", ajaknya. Kami pun ke kamar. Padahal hari itu harusnya kami sekolah. Tapi kami malah bercumbu di kamar. Awalnya kami hanya berciuman dan bercumbu. Akupun ingat dengan adegan video porno yang pernah aku tonton. Video pornonya adalah video porno jepang. Rasanya ingin kupraktekkan, mumpung ada lawan mainnya. "Mbak, tahu nggak mbak", tanyaku. "Apa Ren?" "Seluruh tubuhku ini sekarang menjadi milik mbak, mbak ingin apapun dariku aku bisa berikan?" "Gombal", katanya. "Udahan yuk, masa' kita nggak masuk sekolah hari ini? Ntar ayah ibu curiga lho". Aku menciumnya lagi. "Aku sungguh-sungguh". Mbak Afif, diam agak lama, "Aku belum pernah melakukannya Ren". "Sama mbak, tapi aku tahu caranya". Akupun perlahan-lahan melepaskan baju kakak tiriku. Dan kakak tiriku pun melepaskan bajuku, hingga pada CD-nya ia agak kikuk. Aku melepaskan BH-nya, tampak dua buah dada yang padat dan montok terlihat di depanku. Putingnya berwarna pink, dan kulitnya berwarna putih. Belum pernah terjamah. Karena mbak Afif malu untuk melepas CDku akpun melepasnya sendiri. Dan ia agak kaget melihat penisku yang sudah berdiri tegang. Akupun merebahkannya di atas ranjang. Kuturunkan pelan-pelan CD-nya, ia hanya melihat seluruh aksiku saja. Maklum ia baru pertama melakukannya. "Coba mbak pegang punyaku!", pintaku sambil kujulurkan penisku kehadapannya. Ia memegangnya. OOhh......enak banget. "Dikocok mbak!", pintaku. Ia pun mengocoknya pelan. Enak banget dikocok oleh tangan cewek yang masih perawan. Akupun tak tinggal diam meraba memiawnya. Kuelus, kupijat dan kugesek-gesek. Kulihat mbak Afif juga merem melek. "Sudah mbak cukup, ntar malah aku yang keluar duluan". Akhirnya ia melepaskan remasannya. Kalau diteruskan aku bisa-bisa sudah orgasme duluan. Aku nggak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Lalu aku meremas dadanya, kuhisap, kujilat. Mbak Afif mendesah pelan. Ia benar-benar menikmatinya. Gantian aku permainkan puting susunya, kiri kanan-kiri kanan. Lalu aku menuju ke bawah, pusarnya kujilati, dan akhirnya sampai di bulu-bulu tipis. Kucium aroma khas wanita. Lalu lidahku bermain disana. "Aahkkk.....Ren....akh...geli",kata mbak Afif. Ia mencengkram kepalaku sambil pahanya mengapit kepalaku. Ia tak kuasa dan berteriak, "REENN....AAKKHH..., sudah ren plisss". Tapi aku masih terus dan terus. Dari vaginanya pun mulai basah oleh lendir kewanitaan. Hingga kemudian akupun menyudahinya. Nafasnya memburu dan tersengal-sengal. "Enak mbak?", tanyaku. "Iya ren, enak banget", jawabnya. "Gantian mbak, sekarang punyaku yang mbak isep", kataku. Mbak Afif menurut,
Download kakak tiriku afif
Back / Next

CPM-1do-BD
1.0662