Kumpulan Bokep Asia
Hot Apps Sex Video
CPM-1do-BD
Cici
nggak mau pulang nengok Papa-Mama Ci..?" "Kan sudah saya bilang, saya bolos dan kamu harus merahasiakannya, Oke..!" Dia membalikkan badannya sehingga menghadapku, kulonggarkan pelukanku dan dia seperti tersadar. "Lho.., jadi kamu tuh masih berpakaian to..? Ya ampun, malu nih..! Payah kamu. Ayo dong, kamu juga buka baju..!" Aku segera membuka baju. Cici memandang dengan penuh rasa ingin tahu. Tanpa sadar, burungku yang tegang sekali ternyata telah mengeluarkan cairan bening. "Har, burungmu besar sekali. Muat nggak ya..?" tanyanya sambil memandangi penisku yang coklat kehitaman. Ukurannya sebenarnya tidak lah besar, tergolong kecil lah karena hanya sekitar 14 cm. "Kok ada cairan beningnya sih..?" "Ya iya, aku kan juga merasakan kenikmatan dengan memberimu yang tadi itu." "Har, kasih tahu dong gimana aku bisa memberimu kenikmatan seperti yang kurakakan tadi..!" pintanya. "Learning by doing aja ya." jawabku. Setelah memberi tahu cara-caranya, aku lalu rebahan. Masih dengan agak canggung, Cici mulai memegang, menggosok dan memijat penisku, juga buah pelirnya. "Ooh.. Cici, enak sekali..!" gumanku menikmatinya. "Mulai dikemut dong Sayang..!" pintaku. Cici dengan agak ragu memasukkan penisku ke dalam mulut mungilnya. Pada awalnya agak sakit, karena sesekali terkena giginya, tapi kemudian Cici menjadi lebih pintar. Kuluman atas penisku menjadi lebih lembut dan nikmat sekali. "Kemut, jilat dan raba semuah.. Ci..!" pintaku karena mulai menanjaklah kenikmatan itu. Karena sering kali tidak tahan, aku menggoyangkan pantatku. Sehingga, jilatan bagian bawah buah pelir seringkali salah ke daerah sekitar anus. Dia memejamkan mata, jadi dia tidak tahu, tapi aku dapat merasakan kenikmatannya. "Oougghh.., enak sekali Ci..!" erangku tiap kali daerah duburku terjilat. Pada awalnya aku memang tidak sengaja, tapi kemudian sesekali kupelesetkan karena nikmatnya. Aku belum pernah mengalami kenikmatan ini dari wanita mana pun. Kenikmatan mulai memuncak dan aku meminta Cici untuk mengulum penisku, karena aku sudah mendekati puncak. Cici mengulum sambil menggerakkan kepalanya ke atas-bawah dan kadang memutar. Dan sampailah puncak kenikmatan itu. "Aauugghhrhh.. aku keluarhh..!" erangku sambil meremas rambut Cici dan memegangnya erat agar tidak lepas. Cici terkejut karena semprotan spermaku yang kusemburkan air nikmat itu ke dalam mulutnya, yang membuatnya menelan sambil gelagapan. Sisa spermaku menetes dari mulutnya. "Kenapa dikeluarkan di mulutku Har..?" Cici memprotes. "Sama saja Sayang, kamu tadi kan begitu juga. Enak kan..?" aku menimpali sekenanya. Semula ia terlihat jengkel tapi kemudian tersenyum, paham. Jam 12 malam sudah. Satu sama. Cici melihat ke penisku dan heran. "Lho kok jadi kecil dan pendek. Tadi besar sekali sampai mulutku nggak muat..?" "Ya iya dong Sayang, kalau lagi bobok yang cuma 3 cm, tapi kalau bangun jadi tambah besar, hebat ya..!" "Trus kalau mau bikin besar
Download Cici
Back / Next

CPM-1do-BD
1.1016