Kumpulan Bokep Asia
Hot Apps Sex Video
CPM-1do-BD
Kisah perselingkuhan
rasa dahaga yang sejak tadi terasa hilang, aku kembali menaruh gelas itu. "Oh iya, Mas Sandi ke mana?" tanyaku. "Biasa... Bisnis dia," kata Yanti sambil menaruh gelasnya. "Sebentar lagi juga pulang. Sudah kutelpon koq dia, katanya dia juga kangen sama kamu..!" ujarnya lagi. Yanti memang sampai sekarang belum mengetahui kalau suaminya dahulu pernah naksir aku. Tapi mungkin juga Sandi sudah memberitahukannya. "Kamu menginap yah.. di sini..!" kata Yanti. "Akh... enggak ah, tidak enak khan..!" kataku. "Loh... nggak enak gimana, kita kan sahabat. Sandi pun kenal kamu. Lagian aku sudah mempersiapkan kamar untukmu, dan aku pun sedang ambil cuti koq, jadi temani aku ya.., oke..!" katanya. "Kasihan Mas Hadi nanti sendirian..!" kataku. "Aah... Mas Hadi khan selalu menurut keinginanmu, bilang saja kamu mau menginap sehari di sini menemani aku. Apa harus aku yang bicara padanya..?" "Oke deh kalau begitu.., aku pinjam telponmu ya..!" kataku. "Tuh di sana...!" kata Yanti sambil menujuk ke arah telepon. Aku segera memutar nomor telpon kantor suamiku. Dengan sedikit berbohong, aku minta ijin untuk menginap di rumah Yanti. Dan menganjurkan Mas Hadi untuk tidur di rumah orangtuaku. Seperti biasa Mas Hadi mengijinkan keinginanku. Dan setelah basa-basi dengan suamiku, segera kututup gagang telpon itu. "Beres..!" kataku sambil kembali duduk di sofa ruang tamu. "Nah.., gitu dong..! Ayo kutunjukkan kamarmu..!" katanya sambil membimbingku. Di belakang Yanti aku mengikuti langkahnya. Dari belakang itu juga aku memperhatikan tubuh montoknya. Yanti tidak berubah sejak dahulu. Pantatnya yang terbungkus celana jeans pendek yang ketat melenggak-lenggok. Pinggulnya yang ramping sungguh indah, membuatku iseng mencubit pantat itu. "Kamu masih montok saja, Yan..!" kataku sambil mencubit pantatnya. "Aw.., akh.. kamu. Kamu juga masih seksi saja. Bisa-bisa Mas Sandi nanti naksir kamu..!" katanya sambil mencubit buah dadaku. Kami tertawa cekikikan sampai kamar yang dipersiapkan untukku sudah di depan mataku. "Nah ini kamarmu nanti..!" kata Yanti sambil membuka pintu kamar itu. Besar sekali kamar itu. Indah dengan hiasan interior yang berseni tinggi. Ranjangnya yang besar dengan seprei yang terbuat dari kain beludru warna biru, menghiasi ruangan ini. Lemari pakaian berukiran ala Bali juga menghiasi kamar, sehingga aku yakin setiap tamu yang menginap di sini akan merasa betah. Akhirnya di kamar itu sambil merebahkan diri, kami mengobrol apa saja. Dari pengalaman-pengalaman dahulu hingga kejadian kami masing-masing. Kami saling bercerita tentang keluhan-keluhan kami selama ini. Aku pun bercerita panjang mulai dari perkimpoianku sampai sedetil-detilnya, bahkan aku bercerita tentang hubungan bercinta antara aku dan suamiku. Kadang kami tertawa, kadang kami serius saling mendengarkan dan bercerita. Hingga pembicaraan serius mulai kucurahkan pada
Download Kisah perselingkuhan
Back / Next

CPM-1do-BD
1.2649